Header Ads


Peran Publik Ilmuan Agama

Peran Publik Ilmuan Agama

McCutcheon berpandangan ada dua masalah yang dilakukan oleh
ilmuan agama. Pertama, mereka bersikukuh pada otonomi disiplin
keilmuan mereka, dan ini mempengaruhi tindakan pemisahan kajiankajian
agama secara kelembagaan dari disiplin-disiplin ilmu lainnya di
universitas. Dengan menentukan fokus agama sebagai yang tidak bisa
diketahui, non-historis, suci-transenden, Eliade dan para fenomenolog
lain telah melepaskan hak-haknya untuk membuat komentar-komentar
tentang isu-isu sosial dan politik. Ini muncul tidak hanya dari teologisasi
studi agama, namun dari asumsi yang dinyatakan secara jelas oleh Eliade,
bahwa apa yang religius itu baik, sehat, positif dan menyelamatkan. Ilmuan
yang beranggapan seperti itu berarti telah kehilangan kapasitas kritis
untuk mengomentari realitas sosial dari agama sebagai faktor yang
berkontribusi pada berbagai macam tindakan manusia, baik positif maupun
negatif, termasuk hubungan antara agama dan kekerasan. Kedua, deskripsi
data agama dan tawaran interpretasi hanya dalam cara-cara yang bisa
diafirmasi oleh orang beriman saja.